Good Day in Ha long Bay

On December 26, 2014 by Novita Karana

IMG_7766Alasan pertama yang membuat saya ingin sekali ke Vietnam adalah HA LONG BAY!
Suatu tempat yang cantik, romantis dan mistis, apalagi moment matahari terbit dan matahari terbenamnya. Semakin lama saya mencari informasi di internet, semakin banyak pula foto foto keren Ha Long Bay yang menari nari di mata, memanggil supaya saya berkunjung ke sana. Alasan lainnya adalah Ha Long Bay ini termasuk satu dari seven wonder of nature dan UNESCO Heritage site, di mana saya ingin mendatangi semua tempat yang termasuk seven wonder of nature. Alasan lainnya adalah tidak diperlukannya visa buat warga negara Indonesia untuk travelling ke Vietnam, tinggal membawa ransel dan paspor (dan Vietnam dong tentunya). Nah semakin makin bertambah keinginan saya.

Karenanya, saya mengambil keputusan untuk membeli tiket pesawat pulang pergi dari Jakarta ke Vietnam. Bulan Juni 2013 saya diskusi  dengan Tulus, teman semeja saya di kantor. Kata Tulus, “Bagus Pino, pergi aja”. Dan, terjadilah pembelian tiket pesawat secara impulsif di bulan Juli 2013 untuk penerbangan Juli 2014, di mana saat itu harga tiket memang masih murah, Rp. 1.500.000 saja untuk tiket pulang pergi Jakarta – Ho Chi Minh dengan maskapai Tiger Airways dengan transit yang agak lama di Singapore (maklum, tiket murah tentunya akan transit dengan jarak yang agak lama).

Karena saya belum mengetahui Ha Long Bay itu di mana, maka saya pun memilih penerbangan dengan harga termurah yaitu dengan tujuan ke Kota Ho Chi Minh. Semakin mendekati hari keberangkatan, saya pun mendadak rajin bertanya kepada mesin pencari kesayangan kita semua, Google, dan akhirnya fakta pun terungkap, Ha Long Bay ini terletak di Utara Vietnam, dan untuk berkunjung ke sini, akses yang paling dekat adalah dari kota Hanoi, sekitar 3 jam dari Hanoi. Dan, tiket pesawat saya turunnya adalah di…

…..Ho Chi Minh, saudara saudara! :))

Sebenernya bisa saja ke Hanoi pake bus atau kereta, tapi sudah dapat dipastikan bahwa perjalanan akan lebih lama dan menguras energi, dan akan menimbulkan rasa resah dan gelisah serta pertanyaan dalam hati “kok tidak sampai sampai ya?” :)). Cost pakai sleeper bus dan kereta tentunya lebih murah, tapi untuk menghemat waktu saya memutuskan untuk naik Vietnam Airlines, sekitar Rp. 1.500.000 PP.

Halong Bay, one of the seven wonders of nature and Vietnam’s treasure made me decide to visit Vietnam.  Halong Bay is also one of UNESCO Heritage Site, located in North Vietnam. Halong Bay is located in North Vietnam, the nearest city is Hanoi.
So you need to go to Hanoi. The convenient and fastest way to reach Hanoi is with flight, and from Indonesia, there’s no direct flight.

Konon, penduduk Vietnam memiliki kepercayaan bahwa bangsa mereka berasal dari naga. Zaman dahulu ketika negara tersebut baru berdiri, Vietnam harus menghadapi penjajah dari Utara yang menyerang melewati lautan. Untuk melindungi Vietnam, Kaisar Giok mengirim Mamah Naga dan anaknya ke bumi untuk membantu Vietnam melindungi negaranya. Mamah Naga dan anaknya membakar para musuh dengan api dan mengeluarkan batu zamrud besar sebagai tembok pertahanan. Musuh pun akhirnya tenggelam dan batu-batu zamrud tersebut berubah menjadi pulau-pulau dengan berbagai ukuran dan bentuk. Diceritain juga kalau Mamah Naga dan anaknya tidak kembali ke surga, tetapi tinggal di dunia sebagai manusia dan membantu penduduk bercocok tanam,beternak, dan memperluas negara. Untuk mengenang jasa Mamah Naga dan anaknya, penduduk yang hidup di teluk tempat pertemuran terjadi menamakan teluk tersebut Halong.

Vietnamese has the belief that their nation is derived from the dragon. In ancient times when the newly established state, the Vietnamese had to face the invaders from the north who attacked across oceans. To protect Vietnam, Jade Emperor send Mother Dragon and his son to earth to help the nation to protect his country. Mother Dragon and her burn the enemy with fire and pulled out a large emerald stone as a defensive wall. At the invaders eventually sink and told thousands of years after the event, emeralds are transformed into islands of various sizes and shapes. Mother Dragon and her son did not return to heaven, but live in the world as a human being and help the farming, livestock breeding, and expand the country. To commemorate the Mother Dragon and her services, people living in the bay where hostilities occurred named the Halong Bay.

map-halongbay

IMG_7954
Perjalanan menuju Ha Long Bay kemarin saya tempuh dalam waktu 3,5 jam dengan mini bus dari kota Hanoi. Pemandangan dari Hanoi ke Halong Bay saya jamin akan membuat mata adem, dengan sawah yang hijau di kiri kanan jalan, penduduk kota Hanoi yang bersepeda dengan topi mereka, dan melihat aktivitas pagi hari para penduduknya dengan anjing di depan rumah mereka. Di Hanoi pula, Anda akan menemukan satu sepeda motor yang ditumpangi oleh satu keluarga sebanyak 5 orang plus satu anjing kecil yang menjulurkan lidah dengan gembiranya di kaki stang. Saya yang sebelumnya sudah bersiap siap mau tidur mendadak jadi melek dan memandang ke jendela karena banyak pemandangan yang sayang untuk dilewatkan.

Saya pun juga terkagum kagum dengan bis pariwisata di Vietnam. Bis pariwisata di Vietnam sudah didesain untuk memuat banyak penumpang. Apabila penumpang yang ikut serta agak banyak, tiba tiba guide kita bisa membuat “kursi kursi tambahan yang lengkap dengan seat belt”. Kursi ini berada di gang, di antara dua kursi utama yang sudah ada. Efektif? Tentu saja, namun yang pasti kursi tambahan itu agak kurang nyaman. Saran saya, segeralah naik ke bis dan memilih kursi terbaik yang dekat jendela. Kursi dekat jendela adalah kursi terbaik, karena di jalan kita akan bertemu objek objek menarik untuk difoto.

Halong Bay can reach by bus, 3-4 hours driving with 20 minutes toilet stop. The bus is well prepared to bring lots of passengers. If they have many passengers, they can pop up magic seat between two chair. Yes, I’m so AMAZED :D Of course, the pop up seat is not really comfortable, but the flip seat comes with seat belt :)) So, my tips you should get into the bus as soon as possible and choose proper seat near the window.

IMG_7953

Setelah 3-4 jam perjalanan, saya pun sampai di Bai Chay Tourist Wharf, tempat di mana kita menunggu untuk ditransfer memakai perahu kecil menuju ke perahu besar yang dipakai untuk berlayar. Saya sudah sangat tidak sabar membayangkan segera bersantai di dek perahu besar yang akan menjadi rumah saya selama 2 hari ke depan.

Tiba tiba, lamunan saya dibuyarkan oleh suara manis dari seorang gadis kecil.
“Excuse me, is that TOTORO?”
Seorang anak kecil dengan celana gajah turis khas Thailand tiba tiba sudah berada di samping saya.
“Yes, it’s Totoro” sahut saya.

“Is that R-E-A-L?”
Pertanyaan ini yang biasa saya dengar ketika ada yang tertarik dengan gambar Totoro, salah satu maha karya Opa Hayao Miyazaki yang menginspirasi saya dan akan bertengger dengan manis di tangan kiri saya, selamanya. Yang penasaran dengan Totoro dapat menonton filmnya, dijamin ketagihan buat nonton film lainnya.

“Cool! May i take a picture with you?” tanyanya lagi. Dan saya tentunya mengangguk mengiyakan.
Ibunya dengan sigap mengambil moment kenangan kami berdua. Dan saya pun tentunya tidak mau kalah, saya juga tidak mau melupakan moment bertemu dengan gadis manis pencinta Totoro ini. Saya pun meminta tolong kepada ibu si anak untuk mengambilkan foto dengan kamera saya :))

Gadis kecil dan keluarganya ini berasal dari Norway, dan mereka adalah penggemar berat semua karakter dari Studio Ghibli. Kami mempunyai impian yang sama, yaitu mengunjungi museum Ghibli di Jepang.

Tak lama kemudian, Mr. Loi memanggil kami untuk segera naik ke kapal kecil. Saya pun melambaikan tangan dan berpisah dengan si gadis kecil tanpa sempat bertanya Facebooknya. May be meet someday in next trip. Setelah sampai di kapal kecil, kita semua diharuskan memakai jaket pengaman, meskipun jarak dari kapal transfer ke junk boatnya paling 2 menit juga sampai.

Kapal tidak mau jalan apabila ada salah satu penumpang yang tidak mau pakai jaket pengaman orange mentereng itu. Vietnam ini benar benar taat pada peraturan dan ingin membuat semua wisatawan aman dalam perjalanannya.

After 3-4 hours, we arrived in Bai Chay Tourist Wharf, where we will wait for our transfer boat to the junk boat. I make a friend with Norway family, the little girl is say hi and ask to take picture with me and my Totoro tattoo :)) After our transfer boat ready, we will ask to go to the boat and wear life jacket eventhought only need 3 minutes to go to our junk boat. They are very concerned to passenger’s safety. And i met another Indonesian people, Kar Mani :))

 

10370889_10152376772579401_3725757310386217906_n

IMG_7580

Sesampainya di junk boat Halong Fantasea, saya lagi lagi dikejutkan oleh pelayanan yang diberikan kapal berbintang 3 ini yang tentunya enggak kalah sama bintang 5. Ketika menginjakkan kaki di kapal, kita diberi handuk dingin, dan dalam semenit wajah semua penumpang mendadak berubah menjadi lebih segar. :)) Vietnam benar benar memikirkan hal kecil dan detail dalam pelayanannya di industri pariwisata. Setelah disegarkan oleh handuk dingin, kami dibrief oleh Mr Loi dan masing masing dibagikan kunci kamar untuk check in, membayar sisa deposit (jika belum lunas), nyimpen barang barang di kamar, membasuh diri dengan air shower, dan tentunya segera bersiap naik ke ruang utama untuk lunch.
Dan saya tentunya sudah tidak sabar untuk membuktikan apa saya baca di tripadvisor, bahwa makanan di kapal itu sangat berlimpah dan datang terus terusan.

Arrive in our junk boat, a home for two days, i was surprised with the cold towel and welcome drink. Vietnam really concerned about the tourism even i stay in 3 star junk boat. After refreshed with cold towel, the guide will give you room key for put luggage and lunch will be served in the main room.

IMG_7970

IMG_7603

IMG_7932

Hal pertama yang saya lakukan setelah menyimpan tas di kamar adalah melihat kamar mandi, mengecek apakah listrik pada stopkontak jalan, cuci muka, dan cepet cepet naik ke atas deck sambil nunggu lunch dipersiapkan.
Kamar mandi di kapal ini meskipun kecil namun cukup memadai. Ada cermin, wastafel, toilet duduk, shower panas dan dingin yang tepat berada di atas toilet duduk, lantainya dari kayu.
Listriknya berjalan dan bisa dipakai untuk mengisi baterai kamera dan baterai handphone.
Setelah cek and ricek, saya langsung bergabung dengan teman teman di dek kapal untuk menikmati pemandangan dan tentunya berfoto di atas dek. Kamipun saling berkenalan satu dengan yang lain, menceritakan dari mana tempat asal kita, dan kita sedang liburan berapa lama.

First thing that i did after put my luggages is: checked the toilet. Toilet was small but nice, it has hot and cold shower, with wooden floor. After that, i went directly to deck to check the scenery. And it was spectaular! We introduce ourself and got to know each other with our new friends, sit and relax at the deck until lunch time come.

 

 

IMG_7907

Obrolan kami pun dilanjutkan ke ruang utama untuk menikmati makan siang yang telah disiapkan. Cara penyajiannya adalah sedikit demi sedikit, lalu piring kosong akan diganti dengan menu berikutnya. Dimulai dari sayuran yang mungkin sebagai makanan pembuka, dilanjutkan dengan ayam goreng tepung, ikan, dan mereka menyajikan nasi yang enak dan pulen sekali. Dan semuanya ditutup dengan penyajian berbagai macam buah eksotis yang sudah dipotong potong, pokoknya tinggal tusuk pakai garpu dan hap!. Karena saya pergi seorang diri, maka sayapun bergabung dengan meja teman teman lainnya. Ada Kattie dan Liam dari Canada, ada Marina Lewis and Martyn Lewis dari UK :D

Untuk minuman, tidak ada minuman yang termasuk dalam paket trip ini, kita diharuskan membeli minuman.
Mungkin inilah salah satu trik supaya ada keuntungan lebih dari setiap trip. Saya selalu membeli mineral water bottle, sekitar Rp. 20.000 kalau tidak salah. Ada dua botol mineral water di dalam kamar yang free of charge, namun di luar itu, kita harus membeli.

After relax on the deck, we went down to main room for lunch. We sit together and i join table with my new friends. Most of them is on holiday for 3-4 weeks, and i’m so so so jealous :P Because in Indonesia, we only got holiday maximum for 7-10 days. We got some different food for lunch, like salad, fish, shrimp, chicken, and of course lots of fruits! Drinks is exclude the package. We have to pay ourself for the drink that we want. I usually choose mineral water, around Rp. 20.000/bottle. If you like beer, they also provide beer for around Rp. 40.000/can.

IMG_7628

Setelah lunch, kami menuju ke Surprise Cave (Sung Sot Cave) dengan transfer ke perahu yang lebih kecil seperti gambar di atas, supaya dapat merapat mendekati gua. Kapal besar tidak dapat mendekati gua. Surprise Cave ini terletak di Bo Hon Island, dan merupakan gua yang terbesar di Ha Long Bay.  Surprise Cave dapat dicapai dengan naik sekitar seratus tangga batu. Dalam perjalanan kami melewati floating village di sebelah kiri kami. Tidak butuh waktu cukup lama untuk sampai di Surprise Cave ini, kira kira hanya 10 menit kami sudah dikejutkan oleh Surprise Cave.

After lunch, we were heading to Sung Sot or “Surprise Cave” with small boat like the picture above. Surprise cave is located at Bo Hon Island, and is one of the most spectacular and largest grottoes of Ha Long Bay. The mouth of the grotto is reached by ascending about a hundred stone steps. One is surrounded by trees and foliage on the journey up as the shimmering bay below offers an ever more panoramic vista to admire.

IMG_7656

Surprise Cave terbagi menjadi dua ruangan besar, yang pertama menyerupai ruang teater yang luas, dengan banyak stalaktit menggantung dari langit-langit yang tinggi. Dan ruangan kedua menyerupai taman yang sangat luas. Yang menjadi kejutan adalah berbagai lampu warna warni yang menyinari langit langit gua, batu batu sehingga cantik terlihat. Setelah terkagum kagum, maka kitapun mengarah ke sebuah lorong sempit yang agak menanjak yang mengarah ke ruangan kedua, di mana kita akan merasakan cahaya matahari menyapa kulit dari lubang alami di sisi kanan.

Memasuki ruangan kedua, saya lagi lagi dikejutkan oleh berbagai bentuk batu alami yang unik, dipadukan dengan berbagai cahaya lampu cantik warna warni. Memang, orang Vietnam benar benar pintar membuat objek wisatanya menjadi cantik, menjaganya supaya tetap terawat, dan menarik untuk dikunjungi. Bayangkan betapa membosankannya apabila kegiatan berlayar di Ha Long Bay hanya dilakukan di kapal.

The cave is partitioned into two chambers; the first being similar to a wide theatre hall, with many stalactites hanging from the high ceiling. A narrow passage leads to the second chamber, where a flow of natural light bathes the surfaces. 

IMG_7686

Dan tentu saja, seperti biasa di Vietnam selalu ada legenda dan dongeng :) Salah satunya melibatkan batu dengan bentuk kuda dan pedang panjang. Kuda batu dan pedang konon ditinggal di bumi untuk menjamin setan tidak berani kembali lagi. Sekali ini, imajinasi sangat diperlukan ketika guide kami menunjuk nunjuk beberapa batu dengan pena sinar presentasi dan meyakinkan kita bahwa bentuk batu itu adalah sesuatu. Saya kerap kali berusaha membayangkan apa yang dikatakan Loi, kadang saya bisa melihat dengan mudah, kadang pun sampai mebelalakan mata dan berputar di sekeliling batu tapi belum juga tergambar objek yang dia maksud itu :))

And of course, as always here in Vietnam, there are legends! One such involves a rock which seems to form the shape of a horse and a long sword. As the legend goes, Thanh Giong (Saint Giong) helped the people of the area to chase away evil spirits and demons. After this feat, Saint Giong flew to heaven, leaving a stone horse and sword behind to guarantee the demons did not dare to return.

IMG_7693IMG_7725Setelah berputar putar di dalam gua, kami pun menuju ke atas untuk kembali ke perahu besar. Pemandangan dari atas gua pun cukup cantik, tampak kapal kapal silih berganti datang dan pergi. Pada foto di kanan atas, dapatkah kamu melihat sepasang kaki dengan sepatunya?

Selama berjalan menuju kapal kecil kami, kami menemukan perahu perahu dengan warga lokal yang berjualan minum, buah, dan snack. Kami juga bertemu dengan seorang wanita Vietnam yang sedang mendayung perahu di dekat hunian terapung  :)

After take pictures and hear the Vietnamese myth from our guide, we went upstairs and saw the beautiful scenery with lots of boats and karsts. At the right picture, could you find the couple of feet? Along the way to our transfer boat, we saw locals sell water bottle, fruits, and snack. We also met Vietnamese woman that paddled the boat by herself near the floating village.

IMG_7733

Kami pun melanjutkan perjalanan ke Ti Top Island, yang terletak di jantung Halong Bay. Ti Top Island menawarkan pantai yang indah dan pemandangan landscape yang sangat romantis. Kami diberi waktu 30 menit untuk menjelajahi pulau, karena kami masih ada kegiatan kayaking setelah dari Ti Top Island. Beberapa dari kita ada yang berenang, dan yang lainnya ingin melakukan short hiking ke atas (sekitar 10-15 menit) , tentunya buat melihat pemandangan kece dan gak lupa bikin foto panorama. Tips: jangan lupa bawa air minum dan handuk/tissue buat lap keringat ya kalau mau hiking ke atas :))

After back to our big junk boat, we continue to Ti Top Island. Ti Top is located in the heart of Halong Bay. Ti Top Island  offer a heavenly beautiful beach and breath taking romantic landscapes. We got 30 minutes to explore the island. Some of us were doing swimming, and some of us want to do short hiking to the top for the spectacular view :) Tips: Bring mineral water bottle when you decide you want to hike.

IMG_7739

Foto di atas adalah saya sebelum naik sampe atas, masih bisa senyum senyum dan belum ngos ngosan. Foto di tengah adalah saat mau naik ke atas. Yang menyebalkan adalah anak tangganya tinggi tinggi jadi bikin cepet capek T_T. Prinsip naik terus jangan berenti tidak bisa diterapkan di kasus ini. Saya sempat berhenti dua kali untuk mengambil napas, sambil melihat pemandangan. Beberapa wisatawan Eropa dan Amerika sepertinya sudah biasa hiking, mereka malah bisa lari dari bawah sampe atas, membuat saya yang kehabisan napas tampak seperti oma oma yang sedang naik tangga :)) Dan foto paling kanan adalah foto pertama saya saat saat saya sudah di atas dengan pemandangan yang sangat cantik! Rasa capaipun terbayar sudah. Selanjutnya tentunya saya lap lap keringat sambil meneguk air minum :p

The photo above was me before going up until the top, still can smile. Photos in the middle is visualization before i climbed to top.  I had to stop twice to take a breath. Some European and American tourists seem to have no problem with this, and they can even run from the bottom until the top :)) And the far right is my first photo while I was at the top with a very beautiful scenery! 

IMG_7744

And, i really did to the top and enjoy the wind and the scene from the top :’)

IMG_7805

Selanjutnya, kami naik ke junk boat dan bersiap untuk kayaking. It’s my first time go kayaking, and i have no idea how to operate and paddle with the oars :)) Sebelum kayaking, kami meninggalkan semua bawaan di kamar karena Marina berkata bahwa akan basah basahan, dan memang benar. Untuk yang mau bawa handphonenya, mungkin bisa bawa pouch anti air yang digantungin di leher. Saya satu tim dengan Kar Mani, karena saya suka salah dayung, jadi kayak kita suka nabrak nabrak terus hilang arah. Sambil mengayuh kayak buat udahan, kami liat beberapa ekor monyet yang dengan lincahnya jalan jalan di tebing yang curam :)))

Next, we went to our junk boat, put everything in our room and it’s time for kayaking! Yihaaa…. Since it’s my first time kayaking, i have no idea how to paddle with the oars. If you want to bring your handphone to take a photo, i suggest you to bring waterproof pouch and hang in your neck. Marina said you will getting wet, and she’s true. I’m really wet :)) I and Kar Mani are one team with one kayak. Kayaking in Halong Bay is one of the most memorable experiences. We also saw some people that jump and swin inside around the kayak area.

IMG_7872

Setelah kayaking, kami kembali ke boat, mandi mandi lalu bersiap untuk dinner, dan ngobrol ngobrol di deck sampai ngantuk. Seperti biasa, dinnernya selalu datang dengan makanan berlimpah ruah dan enak semua :D Tak lama saya pun permisi untuk turun dan tidur. Di kapal ada stop kontak kok, kita bisa ngecharge device dan power bank. Foto di atas adalah pemandangan dari depan kamar saya saat malam tiba. Hanya ada lampu lampu manis dari kapal lainnya. :)

After kayaking, we returned to the boat, took a shower, and get ready for dinner. After dinner, we had conversation at the deck until sleepy. As usual, dinner always comes with an abundant and delicious foods :D  I was excused to go down and sleep first, since i’m very tired. On the ship there’s electricity, so you could charge your devices. Above is the view from my room before nightfall. There are only lights of other junk boats :)

IMG_7888IMG_7897

Pada hari kedua,  begitu bangun tidur, saya langsung cepat cepat naik ke deck buat merasakan suasana di pagi hari.
Kapalnya bermalam di sini sampai kita breakfast. Sesampainya di deck, saya disambut dengan suasana mistis, megah, dan indah. Beberapa menit kemudian, dari junk boat lain tampak kegiatan tai chi menyongsong pagi sudah dimulai. Setelah bersantai santai sebentar, sayapun turun untuk mandi dan bersiap untuk breakfast. Ternyata breakfast di kapal pun sangat menyenangkan. Kita dapat pancake, roti bakar, dan berbagai macam buah buahan eksotis lagi.

On the second day,  I wake up and went upstairs to feel the atmosphere in the morning.
The junk boat overnight until our breakfast. After breakfast, the junk boat will heading back to the pier.
I was greeted with a mystical atmosphere, magnificent, and beautiful scenery while I up on the deck. A few minutes later, from another boat you can see tai chi activities. After minutes, I went downstairs to shower and get ready for breakfast. 

IMG_7915

Setelah breakfast, kami melanjutkan aktivitas di kapal dengan belajar membuat spring rolls. Guide kami mengajarkan kami untuk membuat spring rolls. Adonannya sudah dia siapkan. Kita diberi paper wrap berbentuk lingkaran. Lalu adonan itu dia simpan di atas paper wrap, dan kita menggulung spring rollsnya. Gulungan saya cukup rapi katanya. Setelah semua adonan habis digulung, maka kita menunggu lunch dan spring rolls tadi yang akan digoreng dan disajikan pada makan siang nanti.

After breakfast, we continue the activities on board with learning how to make spring rolls, hmm exactly learn how to roll the spring rolls. Our guide taught us to make spring rolls. The dough was made by him. We are given a circular paper wrap. Then he put the dough on paper wrap, and we have one time chance to roll the spring rolls. Loi the guide said my spring roll was rolled very pretty. After that, we’re waiting for lunch with our fried spring rolls :)

Nah, paket trip Ha Long Bay apa yang cocok buat kamu?
So, what kind of package tour that suits you well? 

Ada banyak banget paket tour cruise Halong Bay dengan harga yang berbagai macam pula. Harga itu biasanya tergantung dari jenis kapal  dan fasilitasnya, juga itinerary (berapa lama kamu di kapal). Semakin kapalnya mewah, maka harganya semakin mahal. Saya sendiri memilih menginap di kapal karena pingin ngerasain gimana rasanya nginep di junk boat, saya memilih paket 2 days 1 night dari Halong Fantasea Cruise seharga USD105 for deluxe room + USD20 for single supplement. Single supplement itu adalah biaya yang harus dibayar saat kamu memakai 1 kamar untuk 1 orang.  Sebelum memilih, sudah tentu saya googling dan cek di tripadvisor. Halong Fantase Cruise ini rank 161 dari 457, yah not bad lah.
Nah, bagaimana memilih paket tour yang cocok buat kamu?

There’re lot of Halong Bay package tour with different range of prices. Basically, the price depends on the junk boat and its facilities and the itinerary. The old one will cost cheaper than new one. The more activities on itinerary, the more expensive that you have topay. I chose Halong Fantasea Cruise, junk boat for budget traveller.  I  did check on tripadvisor and they got rank161 from 457, not bad. I paid USD105 + USD20 (for single supplement) for 2 days 1 night on boat. The junk boat itself is so so, don’t expect too much from budget cruise.

1.) Paket One Day Trip with Activities, around USD43
Kalau kamu hanya punya waktu singkat, sebaiknya ambil paket one day tour SIC (sit in coach).
Harganya bervariasi, start dari USD35 – USD50.
Apa itu SIC atau sit in coach? Jadi kamu akan dijemput pagi pagi dengan minibus di hotel kamu, (inget, hotelnya ambil di Hanoi Old Quarter ya) dan minibus ini juga akan menjemput wisatawan lain yang juga akan day trip ke Halong Bay. Jadi kamu akan berangkat bareng bareng dengan wisatawan lain ke Halong Bay. Biasanya minibus ini muter muter di daerah Hanoi Old Quarter, karena kebanyakan wisatawan nginepnya di Hanoi Old Quarter. Gimana sih itinerarynya kalau ambil yang one day trip?

If you have short time or just one day free, you should get one day tour package Sit In Coach (SIC). The price is around USD43-50 for day trip for 1 person. Below is the itinerary for one day Halong Bay Trip:

7:45- 8:30: Pick-up at hotel and start the trip of 3.5 hours to Halong Bay with a 20 minute- short break on half way
12:30- 13:00: Embark on Fantasea Cruise after check-in procedure at the pier and enjoy welcome drink.
13:00- 14:00: Lunch be served while cruising among wonderful limestone island
14:00- 15:00: Visiting Thien Cung and Dau Go Caves
15:00- 15:45: Kayaking around a floating village.
15:45- 16-30: Return on the main boat, cruise back to the pier.
16:30-20:15: Transfer back to your hotel in Old Quarter
Included: Shuttle bus round trip, cave visiting and kayaking, entrance fees, guide, lunch.
Excluded: Insurance, Drinks, Tips, personal expense

Tips: Kalau kamu menemukan paket dengan harga yang lebih murah, bacalah itinerarynya dengan detail. Biasanya paket murah itu gak ada visit ke cavenya. Jadi cuma 3 hours muter muter liat batu batu aja terus balik lagi.
Tips: If you find the price is very cheap, you should read the itinerary with detail. Will you visit cave or not? The cheapest one usually lunch on board, sailing around the stone and than go back to pier.

2) 2 Days 1 Night Package on Board, start from USD95 – 150

Tapi kalau kamu punya waktu yang agak lama, saya sarankan buat ambil paket 2 hari 1 malam di kapal. Paket ini paling pas kalau kata saya. Karena kalau kelamaan di kapal juga bosen banget. Karena sensasi bangun pagi terus keluar dan dikelilingi sama batu batu yang gede itu sungguh tak terkatakan. Ngapain aja sih itinnya?
Sebenernya sama aja seperti paket one day trip, tapi lebih relax dan santai karena kita punya banyak waktu buat leyeh leyeh di kapal.namun di hari keduanya ada cooking class belajar bikin spring roll dan, atau taichi pagi pagi di dek kapal. Beberapa cruise ada program taichi, beberapa hanya cooking class saja.

If you have more time, i suggest to take 2 days 1 night on board. You can feel relaxing on boat and more activities that you can get. Below is the itinerary for 2 days 1 night on board:

DAY 1: HANOI – HALONG BAY
7:45- 8:30: Pick-up at hotel and start the trip of 3.5 hours to Halong Bay with a 20 minute- short break on half way.
12:30- 13:00: Embark on Fantasea Cruise after check-in procedure at the pier and enjoy welcome drink.
13:00- 14:00: Lunch be served while cruising among wonderful limestone islands…
14:00- 15:00: Visiting Sung Sot Cave
15:00: Boat moves to Luon Cave area for kayaking and swimming, hiking Titop island if the time permited, take photos.
17:30: Return to the Cruise, relaxing.
19:30: Dinner is served.
20:00: Evening entertainment options: Squid fishing, karaoke, board games, movies or star gazing on the upper deck. Over night on boat. I did choose star gazing and talk to other tourist and share stories.

DAY 2: HALONG – HANOI
9:30- 9:45: Check out your room.
11:00- 12:00: Learn to make spring rolls and lunch will be served on the boat on the way back to Halong harbor.
12:30- 16:30: Return to Halong harbor for Hanoi with a short break on the way, be dropped off at your hotel in Old Quarter
Included features: Buses and drivers, English-speaking tour guide, Ha Long bay registration, Boat cruise, Clean air-conditioned rooms with private washrooms on boat, Meals (2 lunches, 1 dinner and 1 breakfast), Cave entry fee, Kayaks
Excluded features: Insurance, Drinks, Tips, and other private services

Tips: Pilihlah paket cruise yang ada mampir ke Titop Island /  Soi Sim Island dan bisa hiking ke atas. Karena pemandangan dari atas itu bener bener Subhanallah bagusnya.
Tips: Choose the itinerary that stop by at Ti Top Island, or Soi Sim Island.

room

Ha Long Bay Junk Boat
Ada beberapa tipe junk boat dari yang bintang 3 sampai bintang 5. Bintang 3 cobalah Halong Fantasea Cruise. Bintang 4 cobalah Bhaya Cruise. Bintang 5 cobalah Signature Cruise.
Foto di atas adalah Halong Fantasea Cruise yang saya pilih. Saya mendapat kamar nomor 1, letaknya di paling depan di bawah. Ruang kamar letaknya di lantai dasar, lantai atas adalah ruangan untuk makan.  Ruangannya cukup nice dan bersih, dapet mineral water 2 bottles dan fruits. Ada AC dan kipas angin, tidak ada kulkas. Sabun dan Shampoo tersedia, tapi… jendelanya palsu ndak bisa dibuka :))))
Tips: Bawalah beberapa botol mineral water di tas supaya ndak kekurangan air. Kemarin pas hari kedua, mineral water di kapal habis, sisanya hanya coke dan beer.

There’re many many junk boat for Ha Long Bay Cruise, from 3 stars to 5 stars.
I chose 3 star junk boat Halong Fantasea, if you prefer 4 stars, you can choose Bhaya, or if you prefer 5 stars, you can choose Signature Cruise (This boat is new). The picture above is my room at 3 star cruise. Rooms located at first floor, my room is the number one on the left picture.  Don’t be surprie if you can’t open the window. The window is fake. :)))
Tips: Bring 2/ 3 mineral water bottles inside your bag. Last trip on day two, they don’t have stock of mineral water, only coke and beer left.

Jadi gimana? Udah mutusin mau pergi one day trip atau nginep semalem buat trip Ha long Bay kamu?
So? Did you already have a choice for Ha Long Bay Trip, one day trip or two days with one night at junk boat? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>